Artikel
Waspadai Titik Lengah Penularan COVID-19!
Gak kemana-mana, gak ngapa-ngapain, kok bisa kena covid?
Semakin tidak terkendalinya kasus COVID-19, virus bisa ada dimanapun. Kenali dan waspadai titik-titik lengah yang dapat menjadi pintu masuk virus.
Titik lengah terbesar adalah saat bersama keluarga atau teman karena merasa aman. Apalagi sebelum kumpul-kumpul sudah tes dan hasilnya NEGATIF. Perlu diingat, hasil tes bersifat REAL TIME jadi hanya berlaku pada detik Anda di periksa. Hasil Negatif tidak menjamin Anda terbebas dari virus.
Beberpa titik lengah dari penyebaran virus covid-19 yaitu:
Titik Lengah di lingkungan rumah:
1. Makan bareng keluarga yang tidak serumah
2. Tempat beribadah umum
3. Pegawai rumah pulang pergi
4.Kumpul keluarga/teman yang tidak serumah
5. Foto bersama tanpa masker
6. Memanggil tukang service/pijat ke rumah
7. Menghadiri arisan
8. Berbelanja ke pasar atau tukang sayur
9. Membiarkan anak bermain dengan teman-temannya
Titik lengah di aktivitas sehari-hari:
1. Makan bersama teman (buka masker)
2. Foto bersama tanpa masker
3. Mengunjungi mal, bar, restoran, bioskop
4. Olahraga bersama teman/orang yang tidak serumah
Titik lengah di tempat kerja, sekolah, dan tempat umum:
1. Makan bersama teman (buka masker)
2. Foto bersama tanpa masker
3. Transportasi umum
4. Lift yang penuh
5. Rapat/belajar kelompok
6. Antrian
7. Toilet dan tempat wudhu umum
Titik lengah di lingkungan sosial:
1. Makan bersama teman (buka masker)
2. Foto bersama tanpa masker
3. Menghadiri pernikahan
4. Menghadiri pesta
5. Menghadiri pemakaman
Titik lengah lainnya:
1. Berbagi alat mandi
2. Tinggal di asrama/kost
3. Menerima tamu keluarga/teman.
4. Menginap di rumah kerabat
Terus, gak boleh ngapa-ngapain?!
Boleh! asalkan selalu waspada dan tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan.
Mari kita lindungi diri sendiri dan orang lain. Tetap Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan, Menghindari Kerumunan, dan Menjaga Mobilitas.
Penerapan Sistem Informasi pada Pengelolaan Sampah Warga Desa Cangkingan
Peringati Hari Kartini Pemdes Cangkingan bersama Revolusi adakan Donor Darah
Hilal Tak Penuhi Kriteria , 1 Syawal 1446 H Jatuh 31 Maret
Pemutihan Pajak Kendaraan Tunggakan dan Denda dihapus
Waspada Banjir Puncak Musim Hujan diprediksi sampai Februari
Kader Posyandu Cangkingan Siap Lawan Stunting dengan Ilmu Baru
HAMA TIKUS PUNYA SIKLUS HIDUP, PETANI WAJIB TAHU
Teknik Pemupukan Tanaman Padi Yang Tidak Semua Orang Tahu
Analisis Usaha Budidaya Tanaman Porang
Cara Membuat Nata De Coco dari Air Kelapa
Cara Membuat Sari Buah Mangga Segar dan Nikmat
Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Indramayu 25-26 Maret 2021 Melalui WA
Padi Hidroganik, Budidaya Padi Tanpa Tanah Pertama di Indonesia
Zona Kuning, Indramayu Perpanjang PSBB
Pusat Data Nasional Diretas, Pemerintah Dinilai Kurang Peduli Keamanan Siber
Vaksin Sinovac Terbukti Ampuh
Pembuatan Dokumen Kependudukan di Desa dengan melalui DUKCAPIL MLAYU
APDESI Indramayu minta Perpres no 104/2021 soal dana Desa di revisi
Indonesia Optimis Mampu Bebas Malaria pada 2024
Waspada Hujan Bedurasi Lama!
Beasiswa Ke Eropa